Di awal tahun 2020, Oppo berlomba dengan brand lain dalam merilis gawai baru. Dalam hal ini, Oppo mengusung oppo f15 sebagai gawai yang mengisi persaingan di lini high-end. Walau demikian, ada beberapa hal yang rasanya patut diperhatikan tentang gawai ini. Ada beberapa aspek yang bisa dibilang menarik, tapi ada juga sektor yang rasanya dirasa masih cukup kurang untuk membuat gawai ini mampu bersaing dengan kelas flagship yang dibawa oleh brand lainnya. Lebih lagi, sejak kemunculan gawai ini, telah berjejeran flagship lain yang telah hadir dan ini membuat persaingan menjadi sangat panas.

Bila berbicara tentang hal menarik dari oppo f15, rasanya desain menjadi salah satu yang patut mendapatkan perhatian. Desain dari gawai berukuran layar 6.4 inchi ini mengusung rasio 20:9, suatu rasio yang memang mulai banyak diminati. Tampilan yang sangat mencolok adalah desain belakang dari gawai ini yang menghadirkan permainan warna yang bagus. Dengan finishing glossy yang dibawa, ini memang berhasil memberikan kesan mewah. Walau demikian, sebenarnya frame dan bodi bagian belakang ini masih menggunakan bahan plastik. Ini tidak serta merta menjadi hal negatif karena justru membuat gawai ini terasa ringan dan jauh lebih nyaman dibawa dan digenggam.

Dari segi layarnya, gawai ini juga mengusung desain layar yang sudah mengikuti trend yang ada. Kamera depannya mengusung konsep tetesan air yang berada tepat di bagian tengah atas dari layar. Di sisi lain, layarnya menggunakan teknologi AMOLED yang sudah tidak perlu lagi diragukan kualitas ketajaman gambar dan resolusinya. Untuk resolusi, ini telah mengusung FHD, sehingga menonton film dan multimedia akan terasa nyaman dengan warna yang tetap tajam. Layar ini telah dilindungi dengan Corning Gorilla Glass 5 agar goresan tidak mengurangi keindahan dari gawai ini.

Dari sekian banyak sektor, yang paling mendapatkan sorotan adalah di bagian dapur pacunya.  Gawai oppo f15 membawa chipset Helio P70. Chipset ini memang memiliki performa bagus, tapi sudah cukup tertinggal bila dibandingkan dengan chipset yang digunakan gawai flagship lain yang dirilis berdekatan dengan F15 ini. Fabrikasi 12nm ini juga menunjukkan bahwa prosesornya sudah cukup tertinggal dari prosesor terbaru. Walau demikian, ini didukung dengan opsi RAM 4GB dan 8GB serta memori internal 128GB. Setidaknya, multitasking tetap masih nyaman dilakukan. Performa dari gawai ini akan mulai terasa tidak sepenuhnya mampu bersaing ketika menjalankan aplikasi dan game berat. Game seperti PUGB Mobile tidak mampu mendapatkan setting grafik optimal layaknya yang ditawarkan flagship lain, dan ini tentu patut menjadi bahan pertimbangan.

Lepas dari aspek performa yang dirasa masih kurang, sektor kamera dari gawai ini bisa dibilang cukup memuaskan. F15 membawa fitur quad camera untuk kamera belakangnya, dan single camera untuk bagian depan. Quad camera ini terdiri dari kamera 48MP untuk lensa utama dan 8MP untuk ultrawide. Setelah itu, ada masing-masing 2MP untuk lensa macro dan depth sensor. Hasil fotonya relatif bagus terutama di kondisi terang. Perekaman video juga cukup lancar dan relatif halus dengan EIS yang menstabilkan hasil gambarnya. Untuk kamera depan, sudah pasti beragam fitur dan filter tersedia.

Yang juga patut mendapatkan nilai positif dari gawai ini adalah sektor baterainya. Baterai yang diusung berkapasitas 4025 mAH. Kapasitas ini barangkali tidak terasa terlalu istimewa karena gawai sekarang sudah cukup banyak yang mengusung kapasitas yang sama. Namun, ternyata ini mampu memberikan screen time yang cukup lama walau digunakan untuk berbagai aplikasi. Ini tentu tidak lepas dari pemilihan chipset yang bisa jadi membuatnya lebih irit. Kemudian, baterai habis tak menjadi masalah karena adanya VOOC 3.0 yang merupakan teknologi fast charging. Dengan charger 20W, pengisian daya sampai 50% hanya membutuhkan sekitar 30 menit. Tentu ini adalah hal yang cukup menarik tentang oppo f15 ini.

Write Your Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recent Posts

Tags